Sabtu, 24 Oktober 2009

Upgrading Teknologi WiFi Ke Teknologi WiMAX BWA Sebagai Media Komunikasi Pada PT Aplikanusa Lintasarta Bandar Lampung

Oleh : Denden Kristianto, Syaiful Ahdan, S.Kom
Disampaikan pada : Seminar Nasional Teknologi Informasi(SNATI 2009)

ABSTRAKS

WiMAX merupakan standar industri yang bertugas menginterkoneksikan berbagai standar teknis yang bersifat global menjadi satu kesatuan. Yang membedakan antara Wi-Fi dan WiMAX adalah standar teknis yang bergabung di dalamnya.Berdasarkan pembagian segmen penggunaan teknologi wireless, WiMAX ditujukan untuk penggunaan di segmen Metropolitan Area Networks (MAN). MAN biasanya terdiri dari kumpulan LAN, dan meliputi area dalam radius 50 km. Dari segi segmen penggunaan jelas WiMAX ditujukan untuk segmen yang sama dengan teknologi kabel tembaga (contohnya DSL). Masalah yang sering terjadi pada umumnya adalah rendahnya laju data broadband akibat terbaginya bandwidth ke banyak pengguna di jaringan. Rendahnya laju data juga dapat disebabkan oleh jauhnya jarak antara lokasi pengguna dengan sentra koneksi penyedia layanan.Dengan adanya penelitian ini diharapkan dapat mengatasi permasalahan yang yang sering terjadi. Yakni keterbatasan coverage area dikarenakan kondisi teknologi yang digunakan saat ini masih menggunakan teknologi WiFi yang masih menggunakan modulasi Line of sight (LOS), sehingga dapat membawa solusi guna menangani permasalahan yang ada pada saat ini.

Sepenggal Cerita “Saya” dan “Masyarakat ACEH” Tentang Life Skill dalam Mengemban Misi Pendidikan dari PLSP di NAD

Oleh: Syaiful Ahdan, S.Kom

Ini adalah cerita yang sudah berlalu sekitar 5 tahun yang lalu, dimana pada saat itu kita digemparkan dengan Tragedi yang sangat memukul masyarkat dunia khususnya bangsa Indonesia, tragedi Tsunami yang merenggut nyawa ratusan ribu orang, membuat seluruh masyarakat dunia terketuk untuk mengarah sejenak ke Indonesia Bagian Timur, Nangroe Aceh darusallam, pada saat itu kami yang terdiri dari 4 orang antara lain :Mahathir Muhammad, Syaiful Ahdan, Wisudawan Utama, Agung yang diutus untuk mengemban misi pendidikan dari pihak kampus Perguruan Tinggi Teknokrat yaitu Bpk. Nasrullah Yusuf, SE ,MBA. untuk berangkat ke Nangroe Aceh Darusallam, dari tim kecil yang terbentuk mewakili akademisi pendidikan di Lampung, kami terbentuk tim gabungan dari beberapa daerah seperti Jakarta dan yang lainnya tergabung dalam Satgas Pendidikan utusan PLSP (Pendidikan Luar Sekolah & Pemuda), yang sekarang PNF (Pendidikan Non Formal).

Setelah kami tiba di NAD, Kami di sambut oleh Tim Satgas Pendidikan antara Lain : Bpk.Tata Sumitra, dan teman –teman lainnya seperti Saudara Wawan, Ibra, Delon, Komarudin. kami tinggal dilokasi yang tidak jauh dari kejadian tsunami yaitu desa lamlagang, kami diberikan tanggung jawab untuk menjadi Instruktur Komputer, ada beberapa titik lokasi yang menjadi bagian tanggung jawab kami antara lain : desa lamlagang, lambaro dan masih ada beberapa desa yang menjadi titik lokasi tanggung jawab kami, tapi terus terang saya lupa nama desa tersebut, karena sangat asing bagi saya untuk menghafalnya dan lagi sudah lima tahun berlalu.

Kami memiliki fasilitas laboratorium yang kami dapatkan dari bantuan PLSP dan laboratorium tersebut tersebar di beberapa titik strategis antara salah satunya adalah di desa lamlagang dimana tempat kami tinggal. Target peserta didik kami adalah para masyarakat yang putus sekolah lebih spesifik lagi adalah masyarakat yang terkena musibah tsunami, tujuan dari kami memberikan keterampilan kecakapan hidup bukan semata-mata hanya menuntut mereka agar belajar maksimal. Tetapi memberikan pendidikan yang bersifat Edutaiment agar mengembalikan semangat mereka dan menambah motivasi agar memiliki semangat untuk bangkit untuk lebih memaknai arti kehidupan. Sehingga mereka tidak lagi memikiran bagaimana kesedihan yang mereka alami, melainkan belajar dan berjuang guna membangun daerah mereka.
Proses pembelajaran di lingkungan dimana tempat kami tinggal, dimulai dari jam 10 :00 sampai dengan jam 21:00, sehingga kami harus membagi tugas dan tanggun jawab. Ada 5 orang instruktur secara bergantian dalam 1 hari, Pelatihan Komputer yang kami ajari adalah : Program Aplikasi Ms.Office, Program Teknisi Komputer, Trouble Shooting Hardware Software. Selain mengajar kami memiliki waktu-waktu senggang, yang kami manfaatkan untuk bergaul dengan masyarakat aceh, dan melihat lokasi-lokasi tempat terjadinya tsunami.

Kami berada di aceh kurang lebih 30 hari, yang nantinya kami harus bertukar posisi dengan angkatan berikutnya, banyak kemajuan yang kami perhatikan khususnya bagi peserta didik, mulai dari kemampuan teknis apa yang mereka pelajari, sampai dengan masalah emosional mereka yang mulai stabil, warga belajar yang mayoritas dari penduduk putus sekolah mulai dari anak anak sampai dengan orang dewasa, bahkan ada seorang dosen yang juga mengikuti pelatihan tersebut kalau tidak salah namanya pak … aduh sudah lupa saya … oh ya bapak Irwansyah dosen Ekonomi dari Universitas Syahkuala, (semoga sampai saat ini ia diberikan kesehatan oleh allah swt) dan juga untuk teman-teman dari aceh lainnya yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu… semoga kalian dapat melewati ujian ini.
Sekarang Aceh sudah semakin maju, saya bisa tau dengan melihat di siaran televisi , pembangunan yang makin hari semakin bertambah, semoga membuat masyarakat aceh dapat maju dan tetap menjadi “Serambi Mekah”… dan semoga apa yang kami berikan akan bermanfaat untuk teman-teman dan untuk Nangroe Aceh Darusallam.


Lokasi : Camp Pengungsian TVRI


Lokasi : Tempat Pelatihan Komputer di Lamlagang


Lokasi : Tempat Pelatihan Komputer di Lamlagang


Lokasi : Camp Pengungsian TVRI Aceh










PERANAN TEKNOLONGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI GUNA MENDUKUNG PROSES PEMBELAJARAN DI LINGUNGAN PENDIDIKAN

Oleh : Syaiful Ahdan, S.Kom



Tidak dapat dipungkiri lagi kecanggihan teknologi saat ini telah membawa dampak kemajuan di Beberapa aspek kehidupan, tak terkecuali untuk dunia pendidikan, kegiatan proses transfer ilmu kepada peserta didik untuk saat ini tidak sesulit pada masa-masa di era tahun 1980, jika dahulu keterampilan & kemampuan seorang pendidik sangat ditonjolkan, di era teknologi saat ini kecanggihan teknologi informasi berperan penting dalam membantu proses pembelajaran, “ tidak ada istilah jarak dan waktu lagi” yang ada hanyalah “ Seberapa Besar Motivasi Peserta didik , untuk belajar”.

Inovasi dalam proses pembelajaran sangat diperlukan, guna memacu dan meningkatkan hasil dari proses pembelajaran tersebut, proses pembelajaran yang menggunakan cara-cara monoton sudah mulai ditinggalkan untuk era saat ini, Pendidik, guru, dosen, instruktur sudah selayaknya memadukan keterampilan pengajarannya dengan media pembelajaran berbasis teknologi dan juga perlunya meningkatkan bidang ilmu yang dikuasai.

Teknologi Informasi dan Komunikasi kini menjadi salah satu bagian yang perlu di tonjolkan di setiap kalangan baik individu maupun instansi, dan juga menjadi salah satu parameter dimana Majunya proses kegiatan dari suatu instansi. Tetapi disisi lain kemajuan IT juga dapat menjadi suatu momok yang sangat mengerikan, dikarenakan ke tidak siapan dari para pelaku yang dituntut harus menguasainya , terlebih di kalangan pendidikan bahkan instansi perkantoran, hal ini adalah salah satu permasalahan yang harus diselesaikan bersama-sama, saat ini banyak sekali murid lebih pandai dan memiliki wawasan yang luas dari gurunya, dengan teknologi informasi pelajar/mahasiswa yang tidak memahami tentang sesuatu bisa langsung mencari informasi dengan cepat dengan menggunakan fasilitas search engine yang ada di internet.
Untuk memasimalkan proses pembelajaran saat ini guru, dosen, instruktur tidak saja menjadi pelayan dalam memberikan ilmu di dalam ruangan yang dibatasi oleh waktu, banyak yang sudah bias kita jadikan contoh, guru , dosen, instruktur, saat ini banyak yang menerapkan proses pembelajaran berbasis Internet, dengan membuat sebuah website atau blog yang difungsikan sebagai alat dalam menunjang proses pendidikan
E-Learning adalah istilah pembelajaran yang menekankan pada suatu media yang digunakan dalam mentransfer informasi berbasis Elektronik, Kata E-Learning saat ini sudah sering di dengung-dengungkan oleh pelaku pendidikan walaupun pada kenyataannya belum seluruhnya institusi pendidikan memiliki fasiltas E-Learning yang mungkin dikarenakan ketidak siapan sumber daya manusia dan infrastruktur. Perlunya Memanfaatkan Teknologi Informasi dalam dunia pendidikan salah satunya adalah bertujuan untuk memudahkan proses kegiatan Belajar dan Mengajar yang dilakukan oleh peserta didik, pendidik dan tenaga pendidik, sehingga segala sesuatu yang berkaitan dalam proses pendidikan berjalan degan lancar seperti.
Untuk mewujudkan sarana Informasi yang menunjang proses pendidikan tersebut tentunya banyak hal yang perlu dipersiapkan seperti Sumber daya manusia handal yang terlatih dibidangnya, infrastruktur yang menunjang sesuai dengan kebutuhan sarana yang akan diadakan (bersambung….)


profile saya

nama : caca anggraini
TTL : Negeri Besar 08 oktober 1986
alamat : jl. pramuka pramuka perum ragom 2 blok f/9 Raja Basa Bandar Lampung
hobby : swimming and shopping